My Profile

 

Biografi Erwinsyah dikutip dari sumber buku:

 “We Care for You”: 25 Tahun Rumah Sakit Vita Insani”

 

 

 

Sosialisasi Kode Etik Jurnalistik

Sosialisasi Kode Etik Jurnalistik

 

Lahir di Medan 2 Mei 1967, Erwinsyah menyelesaikan sekolahnya di SMA Negeri 6 Medan pada 1986. Ia lulus tanpa testing di Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui program Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK). Tapi kemudian diam-diam mantan Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Persiapan D3 IPB ini hengkang meninggalkan kampusnya karena lebih menuruti kata hatinya untuk menjadi jurnalis.

 

Kembali ke Medan, tahun 1988 ia memutuskan mendaftar di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan (STIKP), kampus milik srikandi pers Sumatera Utara Hj Ani Idrus yang juga pendiri Harian Waspada. Karena aktif menulis di sejumlah media cetak, semasa kuliah mantan Ketua Kelompok Studi Penulis Mahasiswa Jurnalistik (Kespematik) ini mendapat kepercayaan oleh Bunda Hj Ani Idrus sebagai wartawan non organik di Waspada Group (Skh Waspada, Majalah Dunia Wanita dan Koran Masuk Desa).

Setelah lulus sebagai wisudawan terbaik, Erwinsyah mendapat kesempatan menjadi reporter Telivisi Pendidikan Indonesia (TPI). Selama delapan tahun menjadi koresponden di Medan, kontributor TPI yang pernah tercatat paling produktif setelah koresponden Surabaya ini memilih hengkang dan menerima tawaran sebagai editor di Harian Medan Bisnis. Setelah dua tahun di Medan Bisnis, ia diberi kepercayaan menjadi Managing Editor. Tahun berikutnya, ia dipromosikan sebagai Wakil Pemimpin Redaksi Harian Medan Bisnis.

Mantan Sekretaris Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Sumbagut ini tak pernah berhenti mempertajam kompetensi jurnalistiknya dengan  mengikuti training-training jurnalistik kontemporer, di antaranya pelatihan peliputan Pemilu oleh IJTI; pelatihan jurnalisme investigasi di Jakarta yang dipandu oleh trainer dan investigator dari Australia dan Amerika bekerja sama dengan Pusat Perhimpunan Media Nusantara (PPMN) dan Kantor Berita Radio (KBR )68H, Utan Kayu, Jakarta; pelatihan newsroom management oleh LP3Y Yogyakarta; lokakarya jurnalisme damai oleh Yayasan KIPPAS, dan pelatihan jurnalisme empati dalam peliputan HIV/AIDS oleh KPA Sumut.

 Juli 2008, ia terpilih sebagai finalis Mochtar Lubis Award, penghargaan tertinggi jurnalistik Indonesia, untuk kategori reportase investigasi. Sebelumnya, dia juga dinobatkan sebagai peserta terbaik pelatihan jurnalistik investigasi yang diselenggarakan oleh PPMN bekerja sama dengan KBR 68H, Utan Kayu, Jakarta.

 

Ia juga sering diminta menjadi pembicara dalam seminar-seminar jurnalistik  dan sebagai trainer dalam pelatihan-pelatihan jurnalistik untuk calon-calon jurnalis dan humas BUMN dan swasta.

 

Kini, selain disibukkan dengan tugas rangkap sebagai Wapemred Medan Bisnis, ia juga mengisi sela-sela waktunya sebagai konsultan media, produser dan script writer film dokumentar, video report dan penulisan buku. #

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: